Ads 468x60px

Get It Now!!!

Download Buku Palala

Buku Palala, Eksplorasi Wisata Ranah Minang Bisa didownload di Link dibawah ini : Judul Buku : Palala, Eksplorasi Wisata Ranah...

17 Des 2014

Oretan Akhir Tahun ;)

Sudah hampir dua bulan kebelakang, bisa dibilang kondisi badan kurang fit, penyebabnya memang karena berbagai faktor, seperti kurang istirahat,makan ngak teratur, begadang dan sering keluar malam, stres akan prkerjaan dan berbagai macamgaya hidup tidak sehat lainnya. Sampai-sampai didiagnosa terkena penyakit bronkitis. Kunjungan ke dokter seolah ngak mempan, mencoba teratur untuk mengkonsumsi obat, hanya saja belum kunjung ampuh membasmi penyakit.

Bisa jadi dikarenakaan kondisi kesehatan yang menurun berdampak ke mental yang juga drop. Ngak biasanya mau ketemu orang bawaannya minder. diajak ngumpul bareng teman-temanpun juga ngak begitu berminat. Padahal suntuk juga harus menghabiskan ari-hari dirumah. Cuma memang ngak ada selera untuk melakukan itu semua. Contohnya di weekend ini memang betul- betul saya gunakan untuk istirahat dan syukurnya batuk yang diderita hampir dua bulan ini berangsur membaik.

Kalo dari segi kesehatan... memang kurang bersahabat belakangan ini, ngak jauh beda juga dengan hal pekerjaan. Bisa jadi terkena Imbas dari kesehatan. Kalo udah terlalu stres atau banyak pikiran (cielah... macam punya otak aja haha) Kepala terasa pusing dan perasaan jadi gusar, risih dan tiba-tiba blank, ngak tau apa yang harus dikerjakan. Nah kalo udah begini memang jalan satu-satunya minta izin untuk pulang lebih cepat atau istirahat sejenak sambil duduk di kedai kopi terdekat.

Ngomong-ngomong ngak terasa ya, kalo tahun 2014 akan meninggalkan kita hanya dalam waktu beberapa hari kedepan. Masih banyak resolusi ditahun 2013 dulu yang belum terwujud hingga saat ini. Contohnya aja hidup sehat, hal simple namun paling susah untuk dijaga, buktinya akhir tahun harus diisi dengan acara sakit-sakitan. Memang dirasa belum maksimal untuk mencapai resolusi diakhir tahun 2013 dulu, paling tidak ada perbaikan dari segi lainnya seperti karir, relasi, dan lain-lain... kira-kira apa ya resolusi di 2015 nanti???

Lupakan sejenak tentang resolusi tersebut. Terlepas tercapai atau tidaknya, paling tidak sayA pribadi sebagai manusia pastinya menginginkan hal terbaik dan mencapai segala yang diinginkan. Hanya saja masih banyak yang belum bisa dicapai dan perlu dibenahi. Bukan berarti tidak mampu. Paling tidak ada usaha menuju arah yang lebih baik.

Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil di tahun ini. Pastinya saya selalu bersyukur akan hal baik dan buruk yang datang silih berganti. Karena disitulah saya merasa ditempa untuk menuju kehidupan yang lebih baik lagi. Mulai dari persahabatan, kebersamaan, Semangat dalam mengejar setiap target, persaingan, Kontrol emosi, Belajar Ikhlas, melihat satu masalah dari berbagai sisi, meredam ego, Berbagi, dan lain sebagainya.

berharap ditahun 2015 nantinya segala keinginan atau mimpi-mimpi yang belum kesampaian bisa segera diwujudkan.  Tentunya saya tetap ingin belajar untuk menjadi lebih baik lagi dari segi apapun kedepannya. Mencoba untuk lebih terbuka lagi dengan sesuatu yabg baru dan belajar untuk menghargai bukan saja orang lain tetapi bisa menghargai diri sendiri. Agar bisa termotivasi untuk pencapaian yang lebih baik lagi nantinya di 2015...


29 Nov 2014

Liburan Kejar Tayang (Bengkulu)




Macik Sumbar – Riau – Lubuak Lingau – Jambi dan Sekitarnya ang Yo…
(Mantra)

Hahaha… bermula dari Joke teman-teman masa sekolah dulu yang sering mengucapkan mantra tersebut dalam mengungkapkan perasaan kagum ketika seorang teman berhasil atau lebih unggul dari teman yang lain dalam melakukan sesuatu.  Tapi karena masih sering menggunakan mantra tersebut. Akhirnya saya dan keluarga bisa melewati tiap kota yang ada didalamnya walaupun hanya sekedar lewat L. Paling tidak sudah banggalah bisa menginjakkan kaki (Tapi ngak sempat juga sech, cos  Cuma didalam mobil sepanjang malam) dan ngak memungkinkan untuk narsis ditengah malam buta. Takut ada yang ngikut exis hihihi…

Jadi ceritanya begini, ngak pernah kepikiran juga akhirnya saya dan keluarga harus berangkat menelusuri kota-kota tersebut. Bermula dari undangan pernikahan anak Abang dari Alm Papa, Kita memanggilnya Pak Ngah, yang akan diadakan tanggal 19-21 November 2014. Awalnya agak ragu untuk berangkat dikarenakan males untuk  harus izin dari kerjaan, terus juga si Nana (adik Perempuan) yang jadwal kuliahnya lagi numpuk disaat itu,  Belum lagi Alfi (adik Bungsu) yang juga mau Pra UN seminggu kedepan.  Pokoknya memang lagi Full-fullnya kegiatan yang susah untuk ditinggalkan. Tapi apa boleh Baut… ya ngak? Kapan lagi kita bisa kumpul dengan keluarga besar, kalo bukan saat-saat seperti ini. Ya… Kita putuskan untuk berangkat!!!

Bengkulu, 20 November 2014

Kita sampai di Kediaman Pak Ngah, sesampainya disana kita menyempatkan diri untuk bercengkrama dengan sanak keluarga yang sudah ada disana dari seminggu yang lalu. Berhubung acara sudah dipersiapkan dan tidak ada lagi yang perlu dibantu, dan juga mengingat acara pernikahannya akan dimulai setelah sholat Jumat dan saat itu masih menunjukkan jam 08.00 WIB. Kenapa ngak kita isi waktu yang kosong ini dengan keliling bengkulu, Ya Ngak? Berhubung besok setelah acara Pesta Pernikahannya kita harus segera kembali Ke Bukittinggi. Kalo ngak sekarang, kapan Lagi??? Get Ready For Our Vacation!!!

Fort Marlborough



 Perjalanan kita mulai dengan menelusuri kota Bengkulu, Untungnya kita mencarter sopir, jadi ngak kewalahan lagi naik turun angkot selama perjalanan. Dari kota sendiri Bengkulu cukup nyaman, tenang dan jauh dari yang namanya kemacetan. Cuma sayangnya Panas… Ketauan deh Orang Gunungnya, biasa tinggal di Kota Dingin, eh… pas ke Bengkulu agak kewalahan dengan udaranya. Tapi aku rapopo, sing penting bisa muter kota Bengkulu. Top Markotoplah pokoknya… 

Perjalanan pertama kita menuju Benteng Marlborough, merupakan benteng yang pernah digunakan sebagai tempat penahanan Bung Karno dimasa penjajahan. Sekedar informasi kalau Benteng ini merupakan peningalan inggris awal abad ke 18 yang memakan waktu pembangunan selama 6 Tahun (1713 – 1719) di bawah kepememimpinan Gubernur Joseph Callet ketika berkuasa di Bengkulu.



 Untuk Lokasi sendiri ngak begitu susah dicari, terletak di Jl. Ahmad yani berdekatan dengan kantor ubernur Bengkulu.  Selain itu untuk masuk kelokasi ini kita ngak perlu merogoh kocek yan terlalu dalam. Hanya dengan Rp. 2.500,-/ orang kita bisa melihat kemegahan benteng yang dibangun di masa penjajahan dulu. Kurang apalagi coba? Wisatanya dapat… Ilmu kita juga bertambah, Ya ngak???

Rumah Penangkaran Bung Karno

Rumah Kediaman Bung Karno

Nah ini dia objek ke 2, ngak kepikiran juga kalo ternyata wisata kita kali ini adalah wisata sejarah. Menelusuri satu demi satu saksi bisu sejarah bangsa Indonesia ini. Kali ini kita menuju jalan Soekarno Hatta. Dimana disana terdapat 1 lagi peninggalan yang bisa menjelaskan kepada kita gambaran masa lalu negara kita Indonesia. Untuk masuk kedalam lokasi hanya dengan membayar 15.000 untuk hitungan 1 keluarga/kelompok. Jadi saran saya kalo anda ingin masuk kelokasi mending masuknya bareng-bareng. Atau bagi anda  yang lagi jalan sendirian mending nyempil aja di group yang lain biar masuknya gratis hahaha… Modus.

Rumah pengasingan Bung Karno ini ada di pusat kota dan tidak jauh dari kantor walikota bengkulu, hanya 1,6 KM dari benteng Marlborough. Disini kita dapat melihat langsung Sepeda ontel Kesayangan Bung karno. Sejumlah Foto yang dipajang di setiap sudut ruangannya, serta koleksi-koleksi Buku bung karno yang tersusun apik di Lemari kaca yang ada disana.

Yang disayangkan dari wisata kali ini adalah keterbatasan waktu. Dikarenakan hanya punya waktu yang seiprit, Sehingga tidak memungkinkan saya untuk melakukan wawancara langsung dengan penjaga yang ada. Jadi informasi yang didapatpun tidak banyak dan hanya lebih kepada pengambilan gambar dari barang-barang dan foto-foto yang ada didalam bangunan yang menjadi saksi perjuangan bangsa Indonesia dimasa penjajahan tersebut. Untuk info ya terpaksa mengandalkan mbah oogle hahaha…

Ngomong-ngomong tentang sejarah, kalo boleh Jujur, saya bukanlah orang yang senang dengan Sejarah dimasa sekolah dulu. Karena menurut saya pelajaran ini sangat membosankan. Namun dengan melakukan perjalanan langung ketempat bersejarah ini membuat mempelajari sejarah terasa jauh lebih mengasyikkan dibandingkan harus mendengarkan ceramah guru didalam kelas dan jika memungkinkan bisa bertanya langsung dengan petugas yang ada. (Curhatan murid yang nilai sejarahnya selalu merah di masa sekolah dulu, hiks… hiks…)

Time Is Over Everybody, berhubung perhelatannya akan dimulai setelah sholat Jum’at nanti, ada baiknya kita kembali dan mempersiapkan diri terlebih dahulu. Tapi Sebelum tulisan ini di Akhiri masih ada satu tempat yang ingin di share. Bagi anda yang kurang berminat dengan wisata sejarah, jangan takut, karena sebelum menuju Benteng marlborough ini, kita disuguhkan dengan pemandangan pantai di sepanjang jalan. Pantai ini disebut Pantai Panjang. Pasirnya yang putih dan juga anginnya yang sepoi-sepoi membuat pengunjung betah untuk menikmati keindahannya alam yang dihadirkan disini. Menyeruput kopi dan menikmati kudapan ringan yang ada disana merupakan pilihan yan pas dikala sore menjelang, sambil menunggu kembalinya sang surya  keperaduannya. 

Menikmati Sunset Di Pantai Panjang
 Jadi mengertikan kenapa perjalanan ini saya namakan perjalanan kejar tayang. Berhubung segala sesuatunya tanpa direncanakan dengan matang, tanpa ada waktu yang cukup untuk bersantai, dan semuanya dalam keterburuan karena harus menghadiri acara pernikahan dan harus segera kembali besok siangnya kekampung halaman setelah acara Pesta pernikahannya selesai. Tapi bagaimanapun perjalanan ini terasa indah dan mengesankan tentunya.

Best Moment @ Bengkulu


17 Nov 2014

Susunan dan Skenario Acara Pernikahan (Minang)



Hanya ingin berbagi sedikit ilmu yang pernah didapat saat berada di Sekolah public Speaking RRI Padang. Mudah-mudahan berguna bagi Anda yang ingin belajar menjadi MC untuk acara pernikahan. Selamat Mempelajari :)

(Penyambutan Calon Pengantin Pria Dengan Siriah Carano)

Hadirin yang berbahagia penganten pria telah sampai dikediaman pengantin wanita, dan akan disambut dengan siriah carano.
(Bunyi Bansi)

Pandang Jauah lah Dilayangkan
Pandang Dakek Lah Ditukiakkan
Sasuai Jo Janji Nan Diikek
Sasuai Jo Padang Nan Diukua
Makolah Tibonyo Tu Kini
Hari Jo Kutiko Nan Dinanti

Siriah Langkok Dalam
Carano Dipasambahkan
Paniliak Ereang Jo Gendeng
Panjampuik Rang gadang Tibo
Putiah Kapeh Dapek Diliek
Putiah hati Bakaadaan

Siriah Sacabiak Minta Dikunyah
Manihnyo Sampai kasabatang Tubuah
Pinang Sadidik minta Digatok
Kaleknyo Tingga Di Rangkuangan

Sadah Sacupu Minta dipalik
Sirahnyo Tingga Diujuang Bibia
Sinan Katando Putiah hati

(Nada Makin Naik)

Naknyo Sajuak Di Dalam Hati
Naknyo sanang Dikiro-Kiro
Uraklah langkah ke Palaminan
Kami Nan Samo Mandoakan

Di Tempat Acara Berlangsung

Badia Japun di Bangka Hulu
Panembak Kapa di Muaro
Bari Ampun ambo Dahulu
Sambuiklah Salam Dek Kito Basamo

Assalamualaikum WR… WB…

Takakto Ambo KaMarambah
Diladang Urang Koto Tuo
Kakida Jalan katapian

Takato Ambo Ka Manyambah
Ampunkan Ambo Ka Nan Basamo
Rela Jo Maaf Mohon Barikan

Lapun balapun ka Indrogiri
Singgah sabanta Ka Pasa Ibuah
Sungguahpun Ambo Tagak Badiri
Batinyo Labiah Dari Duduak Basimpuah

Talatak Karieh Diateh Banta
Banta Basusun Ampek Ampek
Ambo Tagak Sambia manyambah
Ujuik Batin Ka Nan rapek
Indak basibak Jo Basisiah
Indak Bahinggo Jo Babateh

Manolah Ninik mamak, Alim Ulama
jo Cadiak pandai
Nan Gadang Baso Batuah
Suluah Bendang Dalam Nagari
Pai Tampek Batanyo
Pulang Tampek Babarito

Baitu Pulo, Bundo kanduang
Limpapeh Rumah Nan Gadang
Unduang-Unduang Pai ka Makkah
Panuntun Jalan Ka sarugo
Sarato Hadirin Nan Kami Hormati

Dengan Berserah Diri Kepada Allah SWT Serta Berharap Ridho dan PerlindunganNya Acara Pernikahan Antara Yanita Kusmaboti, SE, Putri Tercinta Dari Pasangan Bapak asmar Rajo Mudo Dengan Ibu Nurjida.
Dengan Pasangannya Alex Ferdinal, SE, Putra tercinta Dari Pasangan Bapak Defson, Dt. Rajo nan Sati Dengan ibu Desmawati

Jumat, 21 November 2014 Dimulai

Bapak Dan Ibu Serta Hadirin yang Kami Hormati,
Karena kelengkapan Acara Telah Sempurna, Maka kami Silahkan Kepada Calon pengantin Wanita Menuju Pelaminan Dimana Acara Pernikahan Akan Dilaksanakan.

(Bansi)

Langik – Langik Agiah Bajumbai
Babanta Gadangkan Suok Jo Kidanyo
Urang Namokan Palaminan

Agak jo Agiah nan lah Sampai
Ukua Jo jangko Nan Alah Tibo
Tibo Masonyo Dipasuntiangkan.

Bapak dan Ibu Serta Hadirin yang Kami Muliakan, Mengawali Upacara ini,  Mari Kita Dengarkan Pembacaan Ayat Suci Alquran Oleh Qori Khairun Alfi Syahri MJ dan Terjemahan oleh Berliana Rejeni Jejari MJ. Kami Silahkan…

Hadirin Yang Kami hormati, Sebelum Acara Pernikahan Kita laksanakan, Sejenak marilah kita Dengarkan Sejarah Singkat Dari Kedua Calon Pengantin Kita Hari ini:

26 Tahun Yang lalu Lahirlah Seorang Bayi Perempuan Cantik Yang Bernama Yanika Kusmaboti. Buah Hati Bapak Asmar dengan Ibu Nurjida. Tanpa Pamrih Ayah dan bunda Mencurahkan Segenap Kasih Sayang Untuk membesarkan putri tercinta.

Sementara Itu, 28 Tahun yang Lalu Pula lahirlah Seorang Bayi Laki-laki nan Tampan yang Bernama Alex Ferdinal. Putra Kebanggaan Bapak Defson, Dt. Rajo Nan Sati dengan Ibu Desmawati. Tidak Terkira Usaha, Perjuangan Dan Pengorbanan Demi Membesarkan Putra Tercinta.

Hari Ini Atas Kehendak Allah yang Maha Kuasa mereka Dipertemukan untuk menempuh Hidup Baru Berlayar Dalam Mahligai Rumah Tangga yang Insyaallah Sakinah Mawaddah Warrohmah…

Berkahnya Pernikahan ini, Disamping Dipengaruhi Oleh kekuatan Hakiki Dari Ijab Dan Qobul juga Ditentukan Oleh Hamparan Doa dan Restu Kedua Orang Tua. Untuk Itu, pada Kesempatan kali ini, Kepada kedua Calon Pengantin kami Silahkan Untuk Menghadap Pada Kedua orang Tua Masing-Masing, Untuk Mengharap Doa Restu dan Ridho Mereka, Dan Untuk menggapai Berkah dan Rahmat Allah SWT, (Terlebih Dahulu Kepada Ibunda Masing-masing).

(Bansi)
Menghadap Ibunda

Mandeh kanduang Badan Dek Diri, 9 Bulan 10 Hari mandeh Manganduang, Sakik Jo Sanang Mande tangguangkan Mande, Jikok Dihinok Diranuangkan, Joalah jaso mandeh kanduang Ka Di baleh, Aia Susu Alun Tabaleh, Kain Pandukuang Alun Taganti.

Mande Kanduang badan Dek Diri, Alah Gadang Anak mande Kini, Alah Tibo Masonyo Di Pasuntiang Urang, Bari Ampun Denai Dek mande, Sajak Ketek mande Gadangkan, Kinilah Gadang Dijampuik Urang.

Menghadap Bapak

Nak Kanduang Sibirang Tulang, Ubek Jariah Palarai Damam
Baumpamo Urang Balayie Nak, Lauik Lapeh Nan Kadihadang,
Ingek-Ingek Diriak Jo Galombang, Ingek-ingek Di karang Nan Maonggok,
Pandai-Pandai Mambaok Diri, Nak Salamaik Anak Barumah Tanggo.

(Jika Semua sudah selesai , Kedua calon pengantin dipersilahkan kembali ketempat semula)
Hadirin yang Kami Hormati,
Selanjutnya Kita ikuti Bersama Acara Akad Nikah Yang Dipimpin Langsung Oleh Bapak KUA Kecamatan… Dalam Hal ini di Wakilkan oleh Bapak… Dengan Hormat kami Silahkan.

(Semua Prosesi Dipimpin KUA Mulai dari Khutbah Nikah, Ijab Qabul, Sighat Taklik, Penandatanganan Buku Nikah, Penyerahan Mahar)

Pemasangan Cincin Kawin oleh Ibunda Masing-Masing, Kepada Ibunda Dipersilahkan Untuk Berdiri. Ingat!!! Cincin Dipasangkan Mertua masing-masing Kepada Menantu masing-Masing.

Sebagai ungkapan Rasa Syukur Kita Kepada tuhan YME Yang telah mempertemukan kedua Pengantin Sekaligus Mempertemukan Silaturahmi Kedua belah Pihak Keluarga, Marilah kita berdoa Bersama Yang langsung Dipimpin oleh bapak…. Kami Silahkan.

Rang Padang Mahanik banang
Dikumpa-kumpa, Dilipek lalu Dipatigo
Kurang Rancak Dirantang Panjang
Elok Dikumpa naknyo Singkek
Singkek Sakadar Kapaguno
Namun tibonyo Disinan Juo

Tungkek Galah Amat Dirajo
Sitawa Di Baliak Papan
Jiko Salah tobatlah Kito
Jiko Bana mari Samo-Samo Diamalkan

Baiklah bapak-bapak ibu-Ibu, Demikianlah Acara kita Hari Ini. Terimakasih Atas kehadiran Dan perhatiannya. Wabillahitaufiq Wal hidayah, Assalamualaikum Wr, Wb…









15 Nov 2014

Masa Bodoh

Syukurnya saya terlahir cuek dan ngak suka ngurusin urusan orang. Banyak juga yang bilang sombong, belagu, sengak atau apalah itu. Sebenarnya ngak bermaksud demikian. Memang ngak pernah minat untuk ngurusin orang lain. Namun yang disayangkan kenapa ada orang yang mau tau aja urusan orang? Merasa benar dan suka menggurui orang lain #Damn Let me live as I Believe Guys!!!

Sudah merasa benar dengan hidup sendiri??? syukur-syukur deh kalo jalan yang diambil udah bener. But Please!!! Belum tentu yang menurut anda benar juga berlaku bagi orang lain. Sebelum menggurui orang coba deh ngaca dulu. Tidak bermaksud menggurui lo ya... Cuma saling koreksi diri saja toh sayapun tidak menyatakan saya benar. Paling tidak saya menikmati apa yang saya lakukan. Nah anda?? Yakin bisa menikmati???

Menurut saya sih mungkin ya.... anda termasuk orang-orang yang bisa dibilang "Kurang Kerjaan". Kenapa? Ya ngapain coba ngurusin urusan orang? dan lebih miris lagi keliatan banget kalo anda terlalu berfikiran kecil. Masih banyak yang bisa dilakukan selain men-judge atau melabeli seseorang dengan cap yang buruk. Burukpun saya selagi tidak merugikan orang lain tentunya bukan menjadi suatu masalah kan???

Ngak bermaksud apa-apa, hanya ingin menegaskan bahwa ada baiknya urus saja urusan kita masing-masing. Karena selama ini sayapun tidak pernah mencba untuk mencampuri urusan orang. Mau dia baik, buruk atau apalah itu, jujur saya ngak minat untuk ngurusinnya. Sayapun berharap demikian. Santai saja... ngak usah lebay menanggapi orang lain. Toh setiap orang tercipta dengan segala perbedaan. Bukan untuk mencari benar-salahnya. Karena ngak bakal ada habisnya.

Terserah kalo cara yang anda ambil benar dan saya salah. Ngak apa-apa Sayapun tidak akan kekeuh untuk mencari pembenaran. Hanya saja please!!! sekali lagi please!!! jangan coba mendikte!!! Biarkan saya berjalan di track yang ada dan saya berjanji segala kebobrokan, kerusakan, kelemahan yang ada didiri saya tidak bakal merugikan anda dan orang-orang yang ada disekitar I Swear... ;)

4 Nov 2014

Ya Sudahlah!!! (Terima Saja)

Manusia tempatnya salah dan khilaf. Seberapa hebatnya, alimnya, pinternya dan lain sebagainya, Ia tetap hanyalah sebagai manusia yang tidak akan pernah luput dari salah dan khilaf. Karena memang sudah menjadi kodratnya hal demikian.

Jangan heran!!! Kalo hal-hal yang mungkin tidak pernah terlihat selama ini dari sikapnya bisa terjadi. Karena yang namanya manusia pasti mempunyai sisi gelap dalam hidupnya, yang mungkin tersembunyi dan tidak diketahui. Bahkan mungkin tidak perlu diketahui khalayak ramai.

Segala sesuatu diciptakan berpasangan (katanya...). Ada siang - malam, ada suka - duka, ada kuat - lemah dan lain-lain. Begitu juga dengan hidup pasti akan melalui sisi gelap dan terangnya, tapi... Ya sudahlah, terima saja!!! Karena apapun, bagaimanapun Ia tetap seorang manusia.

Tak perlu dihina ketika Ia terpuruk, karena itu malah membuatnya terasing dan makin down. Tak perlu juga Ia dijunjung ketika berjaya, supaya Ia tak besar kepala. Bersikaplah wajar kepadanya, karena Ia hanya manusia...

"Tidak ada Manusia yang sempurna, kesempurnaan hanya milikNya"

26 Okt 2014

Do What You Love, Love What You Do

Lakukan apa yang menjadi passion dalam diri kita. Karena dengan adanya passion otomatis akan memancarkan cinta kedalam setiap yang kita kerjakan dan pastinya  hasil yang diperoleh akan terasa sangat memuaskan, ketika kita bisa mengerahkan segala kemampuan dalam melakukan pekerjaan tersebut.

Namun Ketika yang kita lakukan saat ini bukanlah suatu yang kita cintai, Apa yang sebaiknya dilakukan????

Alangkah baiknya belajar untuk mencintai apa yang ada dihadapan kita saat ini. Syukuri semua yang ada. Dengan demikian kita bisa melalui setiap kerjaan / tugas-tugas yang ada dengan riang dan tak akan menganggap itu semua menjadi beban.

So Jika bisa mengerjakan apa yang kita cintai, kenapa tidak??? Namun kalo ternyata kesempatan tersebut terasa jauh. Kenapa tidak kita coba pula untuk mencintai pekerjaan yang saat ini berada di pundak kita masing-masing???

19 Okt 2014

E.G.O

Tak seorang manusiapun yang luput dari segala kelemahan dan kesalahan. Begitu juga dengan saya pribadi. Salah satu kelemahan yang paling susah untuk dirubah adalah ketika saya tidak bisa bebohong dengan perasaanapa yang saat itu dirasakan. Ketika sedang gembira, saya tidak bisa menutupi kegembiraan itu dari diri saya. Baik itu dari tatapan mata, raut wajah, garis senyum dibibir, tingkah laku bahkan saya bisa lupa diri hingga meloncat kian kemari.

Begitu juga ketika rasa tidak suka itu muncul. Disinilah letak kelemahan itu. Tanpa disadari ketika saya merasa tidak suka atau tidak merasa nyaman dengan sesuatu pasti akan langsung terpancar dari sikap yang ditunjukan, baik itu dari tingkah laku, nada bicara, sikap acuh yang tak bisa dihindari ataupun yang paling jelas akan terpampang dari raut muka. Siapapun yang berada disekitar saya, mungkin bisa membaca ketidaknyamanan ketika saya harus berhadapan dengan hal-hal yang tidak disukai.

Orangtuapun dulu pernah mengingatkan, kalo didalam dirimu ada harimau jangan perlihatkan harimau itu keluar tetapi selalu tampakkan kambing kepada orang lain. Maksudnya, walaupun didalam keras namun selalu hadirkan kelembutan dari sikap yang akan diperlihatkan keluar. Namun sayangnya hal seperti inilah yang sampai saat ini ngak bisa saya lakukan. Berat sekalli untuk melakukannya. Karena saya tidak suka dengan kemunafikan dan mencoba selalu jujur dengan apa yang dirasa. Ya... begitulah saya apa adanya.

Tapi pada kesempatan kali ini saya coba mengalahkan ego yang saya rasa memang ada baiknya untuk sedikit diredam. Setiap orang pasti memiliki rasa egoisme (Self-centric) baik itu kadarnya hanya rendah hingga ada yang begitu tinggi sampai-sampai tidak mau mendengar pendapat orang lain, hanya mementingkan diri sendiri dan merasa paling benar. Sayapun tak pernah menampik, kalo egoisme itupun tak luput dari diri saya. Bahkan hingga hari inipun berlalu saya masih sempat terhanyut dalam sikap egoisme.

Tapi untungnya beberapa hari sebelumnya. Seorang sahabat mencoba menggoyangkan pendirian saya yang bisa dibilang sebenarnya kurang baik atau kurang tepat jika ego semakin larut serta mulai meracuni pikiran dan tingkah laku. Sahabat ini menyadarkan kepada saya untuk bisa berlapang hati dalam menerima apapun nantinya tindakan orang terhadap kita. Walalupun kebaikan kita bisa jadi nantinya di tanggapi dengan negatif dan hal itu mungkin saja terjadi, yang penting kita sudah melakukannya dan terserah akan ditanggapi bagaimana.

Setelah mendengar wejangan panjang lebar pengisi waktu makan siang. saya belajar untuk meredam sedikit rasa ego yang ada di dalam diri. Paling tidak itu merubah cara pikir saya dalam menjalani kehidupan. Berat pastinya untuk melakukannya, tapi dengan nasehat tadi, saya bisa melihat sesuatu tidak hanya dari salah satu sudut pandang yang menurut saya benar saja, tapi saya bisa melihat suatu masalah itu dari dua sisi yang berlawanan arah. Sehingga saya bisa memutuskan hal apa yang sebaiknya dilakukan. Bukan hanya memenangkan ego atau membenarkan diri sendiri tanpa adanya pertimbangan dan menganggap hal diluar yang saya pikirkan dan saya lakukan salah.

Betapa piciknya saya ketika hanya bisa membenarkan diri sendiri dan menganggap hal yang berada diluar kemampuan ataupun diri saya sebagai suatu yang salah. Lebih miris lagi ketika saya tahu hal yang dilakukan itu salah, namun selalu melakukan pembenaran demi sebuah kemenangan diri (Egoisme). Berharap bisa merubah diri kearah yang lebih baik walaupun terasa sulit dizaman seperti sekarang ini.  Dimana kepentingan pribadi sering diletakkan diatas kepentingan bersama. Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba...

12 Okt 2014

Stop Bullying

Hal yang paling dilaknat banyak orang, namun sepertinya kurang ditanggapi serius oleh pihak-pihak terkait. Bullying sudah bukan hal yang baru didunia pendidikan. Bahkan masa perkenalan sekolah atau yang sering disebut Ospekpun bisa dijadikan ajang bullying, dimana terkadang junior diperlakukan tidak selayaknya oleh para senior.

Belakangan juga bisa kita amati, bagi anda pengguna twitter, silahkan untuk memasukan Taggar #HotIssueSumbar di pencarian account twitter anda. Apa yang anda dapatkan??? Tak lain dan tak bukan video bullying yang dilakukan sekelompok anak sekolah dasar yang mengeroyok salah satu rekannya secara bergantian. Si korban tersudut menangis tanpa ada perlawanan. Pelakunya bukan hanya anak cowok lo... teman cewekpun ngak kalah hebat menunjukan aksi tendangannya pada si korban.

Menurut info yang saya dapat dari media sosial kejadian ini terjadi saat jam pelajaran agama, see!!! Makin miris melihat kelakuan anak-anak sekolah dasar yang seharusnya bisa menikmati masa kanak-kanaknya dengan saling bersenda gurau, bermain dengan teman seusianya, malah jadi ajang untuk menunjukkan kehebatan mereka dengan cara yang anarkis.

Bullying... Bullying... Bullying kasus ini sepertinya tidak ada habis-habisnya. kalo dulu kita sering mendengar atau melihat langsung video kekerasan yang ditayangkan di TV atau rekamannya melalui gadget yang kita miliki mengenai tindak kekerasan yang sampai memakan korban di salah satu institut pendidikan pemerintahan. Nah sekarang giliran anak-anak usia sekolah dasar yang menjadi aktor dibalik tindak bullying ini. Hanya bisa geleng kepala ketika menyaksikan video yang sudah beredar luas baik dari fb, twitter ataupun bbm.

Mungkin andapun penasaran sebenarnya apa yang dimaksud dengan bullying???

Menurut Komisi Perlindungan Anak, Bullying merupakaan kekerasan fisik dan psikologis jangka panjang yang dilakukan seseorang atau kelompok terhadap seseorang yang tidak mampu mempertahankan diri dalam situasi, dimana ada hasrat untuk melukai/menakuti orang/ membuat orang tertekan, trauma, depresi dan tidak berdaya.

Tindakan bullying yang paling sering kita kenal yaitu tindakan secara fisik seperti memukul, menampar, menjewer dan lain sebagainya. tindakan ini memang bisa dikategorikan sebagai bullying. Hanya saja selain melalui tindakan fisik, bullying bisa juga dilakukan secara verbal dengan cara memaki, mengejek, menggosip, membodohkan dan juga bisa dilakukan dengan menyerang psikologis seseorang seperti mengintimidasi, mengabaikan, mengecilkan (Achmad Ridwan Sudirdjo, Conselor Hypnotheraphy).

Adapun dampak yang nantinya timbul dari tindakan ini antara lain akan menyebabkan sang korban depresi, bahkan bisa membuat dia malas untuk bersekolah dan berdampak pada prestasi akademisnya bisa menurun. Selain itu si anak nantinya dikhawatirkan akan menjadi pribadi yang pemalu (minder), dan merasa tersisihkan dari pergaulan. Bahkan yang dikhawatirkan jika si anak down dan berfikiran untuk mengakhiri hidupnya. Hal itu mungkin saja terjadi. Tentunya diharapkan pengawasan ekstra dari orang tua agar hal ini tidak terjadi.

Lain halnya dengan si pelaku, apabila dibiarkan begitu saja tanpa diberi ganjaran maka mereka nantinya akan menganggap melakukan kekerasan baik itu secara fisik, verbal ataupun psikologis tersebut merupakan hal yang wajar dan diperbolehkan. Hal ini tentunya akan berdampak dikehidupan dewasa mereka nanti. Mereka memiliki potensi besar untuk menjadi preman atau pelaku kriminal yang bisa membawa masalah dalam lingkungan sosialnya.


7 Okt 2014

Sekarang???

Kalo dipikir-pikir segala sesuatunya begitu cepat berlalu. Tanpa disadari yang mungkin dulunya bisa haha hihi bareng. Sekarang bersikap acuh tak acuh seolah tidak pernah terjadi apa-apa sebelumnya. Dulunya sempat menikmati masa-masa kenakalan anak-anak, sekarang jauh terpisah entah dimana bahkan untuk behubunganpun ada perasaan gengsi, males, atau apalah itu prasaan yang membuatnya semakin berjauhan.

Padahal dulunya, ngak ada hari yang terlewati tanpa saling menertawakan kebodohan masing-masing. Olokan-olokan penghangat suasana terlontar dari satu mulut dan berbalas sebaliknya. Tawa canda bergema memecah ketegangan suasana. Tapi itukan dulu, saat kebersamaan dan kekeluargaan itu masih ada.

Sekarang???

Sambil berbesar hati untuk mengambil sikap dengan segala tindakan yang ada. Tentunya tidak ada yang perlu disesali. Kalo sudah terjadi ya terjadilah. Namun ada hal yang bisa jadi bahan renuangan. Kalo toh semua hanya hubungan basa-basi alakadarnya, pantas saja tidak akan bertahan lama. Namun jika semua hubungan itu didasari dengan rasa kekeluargaan tanpa mengharapkan apapun. Yakinlah... Ketika raga tidak berada disana, namun tetap akan menyala dihati setiap insan.

3 Okt 2014

Pelajaran Berharga Dari Los Lambuang

Dua hari yang lalu, iseng pengen cari sarapan bareng teman-teman di Los Lambuang. Kebetulan udah lama ngak makan katupek Kapau yang merupakan icon dari tempat ini disamping Nasi Kapaunya. Sambil menikamati udara pagi Bukittinggi yang sempat dipenuhi dengan kabut asap beberapa jam sebelumnya. Namun untungnya kabut asap yang menyelimuti kota ini sirna secara perlahan disaat mentari mulai menaiki tahtanya.

Sesampainya dilokasi tujuan. Saya dan teman-teman langsung menuju salah satu tempat yang sudah biasa kami singgahi untuk sarapan. Dari kejauhan bapak penjual ketupat ini sudah melemparkan senyum kearah kami, walaupun belum tahu kami akan masuk ke warungnya. Karena disini memang banyak pedagang sejenis, namun dengan keramahan yang dihadirkan dari kehangatan sikapnya, tanpa berlama-lama dan banyak pikir lagi kami langsung singgah dan duduk disana.

Satu persatu kami dilayani dan dengan sigap beliau membuatkAn orderan sesuai dengan apa yang kami kehendaki. ternyata saya dan kedua teman lainnya memiliki selera yang berbeda dalam menikmati ketupat ini. Ada yang hanya suka ketupat dengan kuah gulai, ada yang ngak suka dengan sayur tertentu, dan ada pula yang tidak memiliki pantangan, nah kalo yang terakhir anda pasti bisa menebak hahaha...

Yang lebih serunya lagi, Si Bapak pedagang ini orangnya lumayan kocak. Jadi selama kami menyantap hidangan yang disuguhkan disana, kami banyak dihibur dengan cerita-ceritanya dan juga sedikit pengalamannya selama menjadi pedagang. Lupa pastinya dari tahun berapa si Bapak ini mulai berdagang, namun banyak pelajaran yang bisa diambil dari sosok sederhana yang saat itu berada di hadapan kami.

Beliau memulai pembicaraan dengan kalimat "Banyak pedagang yang sebenarnya ngak tau bagaimana cara melayani pelanggannya dengan baik, maunya untung yang besar saja" wah... saya pikir hebat juga ya jalan pikiran beliau ini. setelah dicermati dengan seksama sepertinya memang ngak salah lagi, terkadang karena memikirkan keuntungan sesaat, kita lupa bagaimana cara memperlakukan pelanggan kita dengan baik.

Dari pengalaman beliau akhirnya saya bisa menangkap beberapA poin penting diantarNya:

Tau KebutuhaN Pelanggan

Hal ini memang benar- benar beliau praktekan, bisa dilihat ketika beliau menghidangkan makanan kepada kami, sebelum dihidangkan beliau mendengarkan dengan teliti apa yang ingin dipesan oleh para pembelinya. seolah mengiyakan pernyataan bahwa "Pembeli adalah raja". Ketika kebutuhan pembeli terpenuhi akan menimbulkAn rasa kepuasan tersendiri bagi si pembeli. Sehingga memungkinkan untuk membuat si pembeli datang berulang kali kesana.

Iklas Dalam Bekerja

Apapun yang dilakukan cobalah untuk ikhlas, karenA pada dasarnya ketika kita benar-benar ikhlas akan membuat pekerjaan terasa enteng untuk dilakukan.

Sikap ramah dan Senyum

Kalo sikap yang saya sukai dari beliau ketika berhadapan dengan pelangganya adalah keramahan yang dihadirkannya seperti yAng sempat saya ulas di paragraf awal tadi. Dari kejauhanpun tanpa peduli apakah si pembeli ini mau masuk atau ngak ke warungnya, Namun senyumnya dan keramahan yang dihadirkan membuat orang betah berulangkali datang kesana. Walaupun saya tau warung-warung sejenis yang ada disana masih ada yang lebih enak, tapi inilah yang menjadi pembeda antara si pedagang ini dengan yang lainnya.

Cintai Pekerjaan

Beliau juga sempat menitipkan pesan untuk kita agar bisa mencintai atau menyukai apa yAng kita kerjakan. Ketika kita cinta akan pekerjaan yang sedang digeluti, maka hal-hal diatas seperti pelayanan yang baik, keramahan, rasa ikhlas dalam bekerja akan datang dengan sendirinya

Bagaimana menurut anda??? Sang pedagang yang telah lama aral melintAng didunia perketupatan ini memberikan banyak pelajaran yang sangat berguna dalam kehidupan, terutama bagi kita yang berkecimpung didunia pemasaran. Semoga hal-hal postif yang diAjarkan beliau bisa diterapkan dan diambil hikmahnya sebagai bahan pembelajaran, kalo yang namanya ilmu tidak hanya kita dapatkan dibangku sekolah atau kuliah. Namun bisa diperoleh dari manapun bahkan tidak menutup kemungkinan hal tersebut dihadirkan dari sosok-sosok sederhana yang ada disekitar kita.

29 Sep 2014

SUKSES!!! SUKa proSES

Singkatan yang sangat menginspirasi, baru saja saya baca disalah satu status penulis yang saya follow di twitter. Singkat tapi langsung pas kena sasaran. Proses... siapapun pasti pernah melaluinya. Bahkan untuk berada disuatu tahap kehidupan, kita harus melewati apa yang disebut dengan proses.

Bicara tentang proses, saya teringat akan salah satu cerita motivasi yang pernah dibacakan saat briefing pagi. Mengenai seonggok tanah liat yang tidak memiliki nilai apabila dibiarkan saja. Namun ketika seonggok tanah liat yang ngak berarti tadi di beri air dan dibentuk dengan cara memutar diatas tatakannya, maka terbentuklah bermacam benda seperti cangkir, guci, pajangan dsb.

Tapi itu saja belum cukup, setelah dibentuk menjadi beragam benda, si tanah liat ini akan mengalami proses pemanasan dan dilanjutkan dengan pengecatan serta berbagai perlakuan lainya. Betapa banyaknya proses yang harus dilalui agar bisa memiliki bentuk yang indah dan eye catching yang membuat orang-orang ingin memilikinya.

Bagitu juga dengan hidup, dimana terkadang banyak dari kita yang tidak sabar dengan proses. Padahal proses ini penting dalam merubah diri kita seperti merubah pola fikir, membentuk sikap, belajar sabar dan banyak hal positif lainnya yang bisa diambil saat kita melalui tahapan demi tahapan dalam hidup ini. Kalo memang ingin sukses ya... memang harus menjalani dan menikmati proses.

Belajar dari orang sukses yang bisa kita jadikan panutan, tidak langsung melambung namanya dengan seketika. Bahkan ada yang sudah berkali-kali gagal dari satu percobaan ke percobaan lain. Sekali gagal, coba cara lain, gagal lagi, cara lain lagi dan seterusnya. Hingga nantinya berbuah hasil dan yang paling penting adalah "belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan". Sehingga bisa mencapai apa yang mereka inginkan. Tidak serta merta sekali percobaan langsung membuahkan hasil. Butuh ratusan hingga ribuan tahap (proses) yang dilalui untuk mewujudkannya.

Tapi banyak juga ditemui orang-orang yang tidak menginginkan  atau tidak menghargai proses. Ingin gampangnya saja. Untungnya saya tidak termasuk ke segelintir orang yang nyaman untuk menikmati hasil tanpa proses. Ketika proses itu dilalui, saya merasa bisa menghargai dan mempertahankan apa yang sudah saya capai. Tidak semena-mena untuk melepaskan dan akan memperjuangkan mati-matian untuk menjaganya. Karena semua itu diperoleh dengan susah payah. Saya pribadi benar-benar membutuhkan proses.

So cintai Proses. karena didalamnya kita bisa belajar untuk mencapai kesuksesan dan so pasti hal inilah yang dibutuhkan dalam hidup kita agar bisa menjadi manusia yang makin baik dari hari kehari. Tapi jangan lupa untuk selalu belajar dari kesalahan agar menghindarkan diri dari kesalahan yang sama. Karena pada dasarnya orang-orang SUKSES adalah orang yang SUKa proSES ;)

Follow by Email