Ads 468x60px

Get It Now!!!

Download Buku Palala

Buku Palala, Eksplorasi Wisata Ranah Minang Bisa didownload di Link dibawah ini : Judul Buku : Palala, Eksplorasi Wisata Ranah...

31 Jul 2014

Lost In Nyarai (Lubuk Alung)

Tepatnya  hari Sabtu tanggal 5 april 2014, kami memutuskan untuk berangkat menuju kawasan air terjun Nyarai. Sehari sebelumnya kami sudah membicarakan keberangkatan ini, adapun teman-teman yang akan bergabung dalam petualangan kali ini adalah: Dani, Risa, Tika, Lukas, Hendra (Saudara Dani) dan yogi. Hanya saja Yogi masih belum bisa dipastikan dikarenakan bakal ada survey salah satu leasing yang menjadi rekanan perusahaan tempat saya dan teman-teman bekerja. Kami masih menunggu keputusan survey ini hingga jam 10 pagi. Setelah mendapatkan kabar masih belum ada kejelasan mengenai survey ini, dengan berat hati kami meninggalkan Yogi dan segera melaju ke lokasi.

Memasuki Kawasan Nyarai 
Kami menginjakan kaki di Pintu Gerbang Nyarai pada pukul 14.00 WIB. disana kami disambut oleh salah satu petugas yang menyarankan untuk segera bergegas menuju Posko pendaftaran, mengingat 1 jam lagi keberangkatan menuju air terjun Nyarai akan ditutup. 

Berpose di Gerbang WisataAlam Nyarai

Persiapan Sebelum Keberangkatan
Setelah mendaftar dan mendata seluruh anggota yang akan berpartisipasi dalam petualangan kali ini, kami diberi arahan dan dikenalkan dengan Guide yang akan menemani perjalanan nantinya. Tidak lupa sebelum perjalanan dimulai panitia memimpin doa bersama.


Perjalanan Dimulai
Setelah Briefing dan diberikan pengarahan, kami lansung menyusuri hutan Nyarai. hinga kami sampai di Spot pertama. Waktunya bernarsis ria :)


Spot demi Spot Terlewati dan...


Beristirahat Sejenak
Sepanjang perjalanan menuju air terjun Nyarai, entah kenapa hujan seolah tak mau bersahabat dengan keberadaan kami di lokasi ini. dikarenakan hujan yang turun semakin deras, kami memutuskan untuk beristirahat sebentar sambil menikmati cemilan yang ada. selamat makan :)


Nyarai... Here We Come!!!
walaupun diguyur hujan dan sempat frustasi karena kelelahan yang melanda, akhirnya kita bisa menginjakkan kaki dilokasi Air terjun ini. seketika rasa lelah tadi berganti dengan senyum kemenangan.  We Can Make It Trough Guys!!!




Kelaparan Melanda
Setelah puas menikmati pemandangan yang ada saya dan teman-teman kembali menikmati bekal yang masih tersisa. sayangnya kita tidak membawa nasi, padahal cacing didalam perut sudah mulai memberontak.

Foto Terakhir Sebelum Perjalanan Pulang
Jam sudah menunjukkan jam 17.00 WIB, waktunya untuk bergegas pulang, mengingat perjalanan pulang bakal memakan waktu 3 Jam.



Air Sungai Semakin Deras
Hujan yang tak kunjung reda membuat air terjun nyarai menjadi keruh dan semakin deras. Sehingga tidak memungkinkan kita untuk kembali ke jalan yang sama. Akhirnya kami dipandu untuk membuka Jalan yang baru menyusuri hutan belantara. Dikarenakan medan yang ditempuh cukup licin, banyak diantara kita yang terjatuh dan mengalami keram pada betis. Salah satunya ya saya… Sampai-sampai saya harus merelakan kehilangan jam tangan kesayangan 

Perjalanan kami lanjutkan, hingga akhirnya kami bisa keluar dari hutan tersebut pada Jam 8.00 malam. Dengan hanya bermodalkan lampu dari HP, kami menyusuri hutan ditengah gelapnya malam. Untung saja kami bisa keluar dengan selamat.





0 komentar:

Follow by Email