Ads 468x60px

Get It Now!!!

Download Buku Palala

Buku Palala, Eksplorasi Wisata Ranah Minang Bisa didownload di Link dibawah ini : Judul Buku : Palala, Eksplorasi Wisata Ranah...

26 Okt 2014

Do What You Love, Love What You Do

Lakukan apa yang menjadi passion dalam diri kita. Karena dengan adanya passion otomatis akan memancarkan cinta kedalam setiap yang kita kerjakan dan pastinya  hasil yang diperoleh akan terasa sangat memuaskan, ketika kita bisa mengerahkan segala kemampuan dalam melakukan pekerjaan tersebut.

Namun Ketika yang kita lakukan saat ini bukanlah suatu yang kita cintai, Apa yang sebaiknya dilakukan????

Alangkah baiknya belajar untuk mencintai apa yang ada dihadapan kita saat ini. Syukuri semua yang ada. Dengan demikian kita bisa melalui setiap kerjaan / tugas-tugas yang ada dengan riang dan tak akan menganggap itu semua menjadi beban.

So Jika bisa mengerjakan apa yang kita cintai, kenapa tidak??? Namun kalo ternyata kesempatan tersebut terasa jauh. Kenapa tidak kita coba pula untuk mencintai pekerjaan yang saat ini berada di pundak kita masing-masing???

19 Okt 2014

E.G.O

Tak seorang manusiapun yang luput dari segala kelemahan dan kesalahan. Begitu juga dengan saya pribadi. Salah satu kelemahan yang paling susah untuk dirubah adalah ketika saya tidak bisa bebohong dengan perasaanapa yang saat itu dirasakan. Ketika sedang gembira, saya tidak bisa menutupi kegembiraan itu dari diri saya. Baik itu dari tatapan mata, raut wajah, garis senyum dibibir, tingkah laku bahkan saya bisa lupa diri hingga meloncat kian kemari.

Begitu juga ketika rasa tidak suka itu muncul. Disinilah letak kelemahan itu. Tanpa disadari ketika saya merasa tidak suka atau tidak merasa nyaman dengan sesuatu pasti akan langsung terpancar dari sikap yang ditunjukan, baik itu dari tingkah laku, nada bicara, sikap acuh yang tak bisa dihindari ataupun yang paling jelas akan terpampang dari raut muka. Siapapun yang berada disekitar saya, mungkin bisa membaca ketidaknyamanan ketika saya harus berhadapan dengan hal-hal yang tidak disukai.

Orangtuapun dulu pernah mengingatkan, kalo didalam dirimu ada harimau jangan perlihatkan harimau itu keluar tetapi selalu tampakkan kambing kepada orang lain. Maksudnya, walaupun didalam keras namun selalu hadirkan kelembutan dari sikap yang akan diperlihatkan keluar. Namun sayangnya hal seperti inilah yang sampai saat ini ngak bisa saya lakukan. Berat sekalli untuk melakukannya. Karena saya tidak suka dengan kemunafikan dan mencoba selalu jujur dengan apa yang dirasa. Ya... begitulah saya apa adanya.

Tapi pada kesempatan kali ini saya coba mengalahkan ego yang saya rasa memang ada baiknya untuk sedikit diredam. Setiap orang pasti memiliki rasa egoisme (Self-centric) baik itu kadarnya hanya rendah hingga ada yang begitu tinggi sampai-sampai tidak mau mendengar pendapat orang lain, hanya mementingkan diri sendiri dan merasa paling benar. Sayapun tak pernah menampik, kalo egoisme itupun tak luput dari diri saya. Bahkan hingga hari inipun berlalu saya masih sempat terhanyut dalam sikap egoisme.

Tapi untungnya beberapa hari sebelumnya. Seorang sahabat mencoba menggoyangkan pendirian saya yang bisa dibilang sebenarnya kurang baik atau kurang tepat jika ego semakin larut serta mulai meracuni pikiran dan tingkah laku. Sahabat ini menyadarkan kepada saya untuk bisa berlapang hati dalam menerima apapun nantinya tindakan orang terhadap kita. Walalupun kebaikan kita bisa jadi nantinya di tanggapi dengan negatif dan hal itu mungkin saja terjadi, yang penting kita sudah melakukannya dan terserah akan ditanggapi bagaimana.

Setelah mendengar wejangan panjang lebar pengisi waktu makan siang. saya belajar untuk meredam sedikit rasa ego yang ada di dalam diri. Paling tidak itu merubah cara pikir saya dalam menjalani kehidupan. Berat pastinya untuk melakukannya, tapi dengan nasehat tadi, saya bisa melihat sesuatu tidak hanya dari salah satu sudut pandang yang menurut saya benar saja, tapi saya bisa melihat suatu masalah itu dari dua sisi yang berlawanan arah. Sehingga saya bisa memutuskan hal apa yang sebaiknya dilakukan. Bukan hanya memenangkan ego atau membenarkan diri sendiri tanpa adanya pertimbangan dan menganggap hal diluar yang saya pikirkan dan saya lakukan salah.

Betapa piciknya saya ketika hanya bisa membenarkan diri sendiri dan menganggap hal yang berada diluar kemampuan ataupun diri saya sebagai suatu yang salah. Lebih miris lagi ketika saya tahu hal yang dilakukan itu salah, namun selalu melakukan pembenaran demi sebuah kemenangan diri (Egoisme). Berharap bisa merubah diri kearah yang lebih baik walaupun terasa sulit dizaman seperti sekarang ini.  Dimana kepentingan pribadi sering diletakkan diatas kepentingan bersama. Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba...

12 Okt 2014

Stop Bullying

Hal yang paling dilaknat banyak orang, namun sepertinya kurang ditanggapi serius oleh pihak-pihak terkait. Bullying sudah bukan hal yang baru didunia pendidikan. Bahkan masa perkenalan sekolah atau yang sering disebut Ospekpun bisa dijadikan ajang bullying, dimana terkadang junior diperlakukan tidak selayaknya oleh para senior.

Belakangan juga bisa kita amati, bagi anda pengguna twitter, silahkan untuk memasukan Taggar #HotIssueSumbar di pencarian account twitter anda. Apa yang anda dapatkan??? Tak lain dan tak bukan video bullying yang dilakukan sekelompok anak sekolah dasar yang mengeroyok salah satu rekannya secara bergantian. Si korban tersudut menangis tanpa ada perlawanan. Pelakunya bukan hanya anak cowok lo... teman cewekpun ngak kalah hebat menunjukan aksi tendangannya pada si korban.

Menurut info yang saya dapat dari media sosial kejadian ini terjadi saat jam pelajaran agama, see!!! Makin miris melihat kelakuan anak-anak sekolah dasar yang seharusnya bisa menikmati masa kanak-kanaknya dengan saling bersenda gurau, bermain dengan teman seusianya, malah jadi ajang untuk menunjukkan kehebatan mereka dengan cara yang anarkis.

Bullying... Bullying... Bullying kasus ini sepertinya tidak ada habis-habisnya. kalo dulu kita sering mendengar atau melihat langsung video kekerasan yang ditayangkan di TV atau rekamannya melalui gadget yang kita miliki mengenai tindak kekerasan yang sampai memakan korban di salah satu institut pendidikan pemerintahan. Nah sekarang giliran anak-anak usia sekolah dasar yang menjadi aktor dibalik tindak bullying ini. Hanya bisa geleng kepala ketika menyaksikan video yang sudah beredar luas baik dari fb, twitter ataupun bbm.

Mungkin andapun penasaran sebenarnya apa yang dimaksud dengan bullying???

Menurut Komisi Perlindungan Anak, Bullying merupakaan kekerasan fisik dan psikologis jangka panjang yang dilakukan seseorang atau kelompok terhadap seseorang yang tidak mampu mempertahankan diri dalam situasi, dimana ada hasrat untuk melukai/menakuti orang/ membuat orang tertekan, trauma, depresi dan tidak berdaya.

Tindakan bullying yang paling sering kita kenal yaitu tindakan secara fisik seperti memukul, menampar, menjewer dan lain sebagainya. tindakan ini memang bisa dikategorikan sebagai bullying. Hanya saja selain melalui tindakan fisik, bullying bisa juga dilakukan secara verbal dengan cara memaki, mengejek, menggosip, membodohkan dan juga bisa dilakukan dengan menyerang psikologis seseorang seperti mengintimidasi, mengabaikan, mengecilkan (Achmad Ridwan Sudirdjo, Conselor Hypnotheraphy).

Adapun dampak yang nantinya timbul dari tindakan ini antara lain akan menyebabkan sang korban depresi, bahkan bisa membuat dia malas untuk bersekolah dan berdampak pada prestasi akademisnya bisa menurun. Selain itu si anak nantinya dikhawatirkan akan menjadi pribadi yang pemalu (minder), dan merasa tersisihkan dari pergaulan. Bahkan yang dikhawatirkan jika si anak down dan berfikiran untuk mengakhiri hidupnya. Hal itu mungkin saja terjadi. Tentunya diharapkan pengawasan ekstra dari orang tua agar hal ini tidak terjadi.

Lain halnya dengan si pelaku, apabila dibiarkan begitu saja tanpa diberi ganjaran maka mereka nantinya akan menganggap melakukan kekerasan baik itu secara fisik, verbal ataupun psikologis tersebut merupakan hal yang wajar dan diperbolehkan. Hal ini tentunya akan berdampak dikehidupan dewasa mereka nanti. Mereka memiliki potensi besar untuk menjadi preman atau pelaku kriminal yang bisa membawa masalah dalam lingkungan sosialnya.


7 Okt 2014

Sekarang???

Kalo dipikir-pikir segala sesuatunya begitu cepat berlalu. Tanpa disadari yang mungkin dulunya bisa haha hihi bareng. Sekarang bersikap acuh tak acuh seolah tidak pernah terjadi apa-apa sebelumnya. Dulunya sempat menikmati masa-masa kenakalan anak-anak, sekarang jauh terpisah entah dimana bahkan untuk behubunganpun ada perasaan gengsi, males, atau apalah itu prasaan yang membuatnya semakin berjauhan.

Padahal dulunya, ngak ada hari yang terlewati tanpa saling menertawakan kebodohan masing-masing. Olokan-olokan penghangat suasana terlontar dari satu mulut dan berbalas sebaliknya. Tawa canda bergema memecah ketegangan suasana. Tapi itukan dulu, saat kebersamaan dan kekeluargaan itu masih ada.

Sekarang???

Sambil berbesar hati untuk mengambil sikap dengan segala tindakan yang ada. Tentunya tidak ada yang perlu disesali. Kalo sudah terjadi ya terjadilah. Namun ada hal yang bisa jadi bahan renuangan. Kalo toh semua hanya hubungan basa-basi alakadarnya, pantas saja tidak akan bertahan lama. Namun jika semua hubungan itu didasari dengan rasa kekeluargaan tanpa mengharapkan apapun. Yakinlah... Ketika raga tidak berada disana, namun tetap akan menyala dihati setiap insan.

3 Okt 2014

Pelajaran Berharga Dari Los Lambuang

Dua hari yang lalu, iseng pengen cari sarapan bareng teman-teman di Los Lambuang. Kebetulan udah lama ngak makan katupek Kapau yang merupakan icon dari tempat ini disamping Nasi Kapaunya. Sambil menikamati udara pagi Bukittinggi yang sempat dipenuhi dengan kabut asap beberapa jam sebelumnya. Namun untungnya kabut asap yang menyelimuti kota ini sirna secara perlahan disaat mentari mulai menaiki tahtanya.

Sesampainya dilokasi tujuan. Saya dan teman-teman langsung menuju salah satu tempat yang sudah biasa kami singgahi untuk sarapan. Dari kejauhan bapak penjual ketupat ini sudah melemparkan senyum kearah kami, walaupun belum tahu kami akan masuk ke warungnya. Karena disini memang banyak pedagang sejenis, namun dengan keramahan yang dihadirkan dari kehangatan sikapnya, tanpa berlama-lama dan banyak pikir lagi kami langsung singgah dan duduk disana.

Satu persatu kami dilayani dan dengan sigap beliau membuatkAn orderan sesuai dengan apa yang kami kehendaki. ternyata saya dan kedua teman lainnya memiliki selera yang berbeda dalam menikmati ketupat ini. Ada yang hanya suka ketupat dengan kuah gulai, ada yang ngak suka dengan sayur tertentu, dan ada pula yang tidak memiliki pantangan, nah kalo yang terakhir anda pasti bisa menebak hahaha...

Yang lebih serunya lagi, Si Bapak pedagang ini orangnya lumayan kocak. Jadi selama kami menyantap hidangan yang disuguhkan disana, kami banyak dihibur dengan cerita-ceritanya dan juga sedikit pengalamannya selama menjadi pedagang. Lupa pastinya dari tahun berapa si Bapak ini mulai berdagang, namun banyak pelajaran yang bisa diambil dari sosok sederhana yang saat itu berada di hadapan kami.

Beliau memulai pembicaraan dengan kalimat "Banyak pedagang yang sebenarnya ngak tau bagaimana cara melayani pelanggannya dengan baik, maunya untung yang besar saja" wah... saya pikir hebat juga ya jalan pikiran beliau ini. setelah dicermati dengan seksama sepertinya memang ngak salah lagi, terkadang karena memikirkan keuntungan sesaat, kita lupa bagaimana cara memperlakukan pelanggan kita dengan baik.

Dari pengalaman beliau akhirnya saya bisa menangkap beberapA poin penting diantarNya:

Tau KebutuhaN Pelanggan

Hal ini memang benar- benar beliau praktekan, bisa dilihat ketika beliau menghidangkan makanan kepada kami, sebelum dihidangkan beliau mendengarkan dengan teliti apa yang ingin dipesan oleh para pembelinya. seolah mengiyakan pernyataan bahwa "Pembeli adalah raja". Ketika kebutuhan pembeli terpenuhi akan menimbulkAn rasa kepuasan tersendiri bagi si pembeli. Sehingga memungkinkan untuk membuat si pembeli datang berulang kali kesana.

Iklas Dalam Bekerja

Apapun yang dilakukan cobalah untuk ikhlas, karenA pada dasarnya ketika kita benar-benar ikhlas akan membuat pekerjaan terasa enteng untuk dilakukan.

Sikap ramah dan Senyum

Kalo sikap yang saya sukai dari beliau ketika berhadapan dengan pelangganya adalah keramahan yang dihadirkannya seperti yAng sempat saya ulas di paragraf awal tadi. Dari kejauhanpun tanpa peduli apakah si pembeli ini mau masuk atau ngak ke warungnya, Namun senyumnya dan keramahan yang dihadirkan membuat orang betah berulangkali datang kesana. Walaupun saya tau warung-warung sejenis yang ada disana masih ada yang lebih enak, tapi inilah yang menjadi pembeda antara si pedagang ini dengan yang lainnya.

Cintai Pekerjaan

Beliau juga sempat menitipkan pesan untuk kita agar bisa mencintai atau menyukai apa yAng kita kerjakan. Ketika kita cinta akan pekerjaan yang sedang digeluti, maka hal-hal diatas seperti pelayanan yang baik, keramahan, rasa ikhlas dalam bekerja akan datang dengan sendirinya

Bagaimana menurut anda??? Sang pedagang yang telah lama aral melintAng didunia perketupatan ini memberikan banyak pelajaran yang sangat berguna dalam kehidupan, terutama bagi kita yang berkecimpung didunia pemasaran. Semoga hal-hal postif yang diAjarkan beliau bisa diterapkan dan diambil hikmahnya sebagai bahan pembelajaran, kalo yang namanya ilmu tidak hanya kita dapatkan dibangku sekolah atau kuliah. Namun bisa diperoleh dari manapun bahkan tidak menutup kemungkinan hal tersebut dihadirkan dari sosok-sosok sederhana yang ada disekitar kita.

Follow by Email