Ads 468x60px

Get It Now!!!

Download Buku Palala

Buku Palala, Eksplorasi Wisata Ranah Minang Bisa didownload di Link dibawah ini : Judul Buku : Palala, Eksplorasi Wisata Ranah...

23 Des 2015

Download Buku Palala

Buku Palala, Eksplorasi Wisata Ranah Minang Bisa didownload di Link dibawah ini :







Judul Buku : Palala, Eksplorasi Wisata Ranah Minang
Penerbit : CV Kodon Pekan Baru
Penulis : Muhammad Faichwan MJ
Harga : Rp. 29.000 ( E-Book)

Download Disini

14 Des 2015

Jakarta Biennale 2015



Merupakan sebuah perhelatan atau pesta akbar seni rupa kontemporer Indonesia yang berskala internasional. Tahun ini merupakan tahun ke 3 diadakannya perhelatan akbar yang pelaksanaanya diselenggarakan 2 tahun sekali. 


Mengusung tiga tema yang menjadi benang merah pergelaran ini. Adapun tema yang diangkat merupakan isu-isu yang berkembang di masyarakat saat ini, yang diantaranya:

(1). Lingkungan 



 (2).  Perkotaan

 

(3). Gender


 

Event Jakarta Biennale 2015 ini berlangsung : 
15 November - 17 Januari 2016 
Lokasi Gudang Sarinah, Pancoran, Jakarta Selatan. 


Bagi anda yang ingin menikmati keindahan karya seni kontemporer Indonesia bisa langsung datang kesini. Untuk acara ini tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis!!! jadi tunggu apalagi???

Bertemu Dengan Mas Riri Riza

24 Nov 2015

Berkunjung Ke Curug Barong dan Lewi Hejo


Pintu Masuk Kawasan Curug Barong & Luwi Hejo



Cukup lama break dari kegiatan trekking dikarenakan kesibukan dalam mengurus kepindahan ke Jakarta. Setelah cukup santai dan segala urusan sudah diselesaikan, saya dan rekan-rekan mencari pengalaman baru   mengeksplorasi wisata alam yang berada di Kampung Wangun Cileungsi, Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang, Sentul Bogor. Curug Borong dan Leuwi Hejo-lah yang menjadi destinasi pertama kami di Jawa Barat ini.




Tidak menyangka juga kalo ternyata animo masyarakat untuk berwisata kesini sangat tinggi. Hampir semua spot yang kami temui penuh sesak akan wisatawan. Seperti terminal, itu kesimpulan yang bisa saya katakan. Bagaimana tidak? Dari ujung ke ujung hanya para wisatawan yang bisa dilihat. Bahkan batu-batuan besar yang bisa menjadi objek foto tertutup dengan mereka yang sedang duduk-duduk, tiduran bahkan berkumpul dengan dengan teman ataupun keluarga. Buset... Ini liburannya luar binasa. Bisa dibilang saya kurang menikmati keindahan alam yang ada disini.






Tapi jujur keresahan diawal terobati dengan track yang cukup menantang.  Ngak terlalu extreme seperti spot wisata alam yang pernah saya dan rekan-rekan kunjungi di Sumatera Barat. Dimana penuh akan bebatuan, licin dan tak jarang harus memanjat bebatuan besar ataupun tebing. Disini track yang kami laluipun sudah rapi. Sepertinya sudah dikelola dengan baik. Untuk hal ini saya mengacungkan 2 jempol. Kalo bisa saya pinjam dua jempol tangan rekan-rekan seperjalanan lainnya, bakal saya pinjam deh hahah...







Namun disayangkan banyaknya pemungutan biaya karcis oleh warga setempat membuat pengunjung termasuk kami menjadi kesal. Bisa dibayangkan, saat kedatangan, kami dimintai uang masuk Rp. 10.000/ Orang. Setelah memasuki lokasi curug pertama kami kembali dimintai karcis masuk seharga Rp. 5.000,- per orang. Tak lama berselang, kembali kami harus membayar Rp. 5.000,/- per orang untuk spot berikutnya.





Sempat kesal, bukannya kenapa? Kalo untuk biaya masih tergolong terjangkau. Hanya saja saya rasa terlalu ribet. Kalaupun mang harus membayar, Kenapa tidak diminta diawal saja seluruh biayanya? Apa memang ketentuannya seperti ini atau hanya pinter-pinternya pemuda setempat untuk memanfaatkan moment liburan ini. 




Namun jujur hal ini sangat mengganggu. Mudah-mudahan jika memang itu aturan resmi, agar bisa ditertibkan kembali sistem administrasinya. Namun jika itu merupakan pemungutan retrubusi liar, sangat diharapkan bisa segera ditindak. Agar tidak banyak wisatawan yang terkecoh dan enggan untuk berkunjung kesini dikemudian hari.

21 Nov 2015

Selamat Pagi Bukittinggi!!!




Bisa menghirup aroma kesegaran udara pagi Bukittinggi dari ketinggian pasti terasa menyenangkan. Apalagi sepanjang mata memandang hanya ada hamparan hijau pepohonan. Sesekali pekikan monyet ekor panjang yang tengah bergelut saling bersahutan, diikuti dengan pergerakan pohon-pohon disekitarnya. Kicauan burungpun tak luput dari pendengaran seolah riang menyambut indahnya pagi tanpa kabut asap di Pagi itu. 

Memang sudah 4 bulan warga Bukittinggi tidak bisa menghirup udara dengan bebas. Karena imbas dari kebakaran hutan di beberapa daerah yang ada disekitar Kota Kecil ini. Namun bersyukur akhirnya bisa kembali menikmati teriknya matahari pagi sambil jogging di kawasan Great Wall Bukittinggi. Tak lupa Pula disela istirahat secangkir kopi  menjadi teman bersantai pelepas penat. 


12 Nov 2015

Palala " Explorasi Wisata Ranah Minang"

Spot demi spot wisata yang ada di Sumatera Barat kami datangi satu persatu. Eksplorasi ini dilakukan untuk membuka mata kita bahwa banyak sekali objek wisata disini yang belum diketahui khalayak ramai. Bahkan ada yang sempat populer dulunya, namun tidak dilirik lagi.

Dengan bermodalkan info dari media sosial dan bertanya sana sini, kami mencoba menemukan keberadaan tempat-tempat terswbut. Bahkan tidak jarang untuk mencapai objek wisata yang ada harus menempuh jarak yang jauh dan bahkan tersesat. Buku ini akan menceritakan perjalanan kami menyusuri objek wisata yang ada di Ranah Minang

Info Pemesanan :
Penerbit Kodon - Pekanbaru
WA / HP : 0856 6767 3614

10 Nov 2015

Waktunya Pamit!!!


Rekans...

2,5 tahun sudah kebersamaan kita di Asuransi Sinarmas Bukittinggi.
Tentunya sudah banyak moment-moment berharga yang kita lewati bersama.



Terimakasih atas bimbingan, masukan , teguran, kritik  dan saran yang membangun selama ini.




Dari lubuk hati yang paling dalam, izinkan saya meminta maaf atas segala kesalahan yang pernah ada.
 Mohon maaf jika terkadang ada dongkol, keras kepala, kata yang tidak pada tempatnya, serta kelakuan yang mungkin sedikit banyaknya membuat kalian merasa tak enak hati.





Saya mohon pamit dari perusahaan ini. Mudah-mudahan tali silaturahmi kita tetap bisa terjalin baik walaupun sudah tidak pada satu rumah yang sama. Saya berharap kalian semua bisa sukses dalam menjalani kehidupan pribadi dan karir.




Mohon doanya agar saya juga bisa segera mendapatkan tempat yang baru yang sesuai dengan apa yang menjadi impian selama ini.





Go Be A Winner... Coz Succes always be our Right!!!
Sukses selalu untuk kita semua...
God Bless You Guyz!!!


My Bday


Dapet Salam Dari Indy Barends...





19 Okt 2015

7 Cara Menikmati Keindahan Harau



Siapa bilang liburan harus mahal? atau harus memakan waktu yang lama? kalo yang sederhana saja udah bisa membuat anda kembali segar dalam menyongsong kerja selepas weekend. Kenapa harus menunggu lama untuk merencanakan liburan anda?

Sumatera Barat sangat terkenal dengan keindahan alamnya. Bagi anda warga Sumatera Barat atau yang saat ini sedang berkunjung kesini, ngak ada salahnya untuk menghabiskan weekend atupun waktu liburan singkatnya dengan berkunjung ke Harau - 50 Kota.

Lokasinya sangat gampang diakses. Hanya berkisar 30- 45 menit dari Kota Bukittinggi. Dijamin liburan anda yang singkat bakal terasa berkesan jika anda menyempatkan diri mengunjungi lokasi ini. Apalagi jika orang tercinta turut serta direkreasi kali ini.Coba simak ya beberapa kegiatan sederhana pengisi liburan yang bisa anda lakukan disini:

Ngopi Bareng Teman-Teman


Sambil menikmati suasana lembah harau yang sejuk dan tenang, secangkir kopi memang paling pas buat menemani obrolan siang bersama teman-teman. Apalagi dikala musim hujan. Udara dingin dan kabut yang menyelimuti tebing-tebing makin membuat seruputan kopi semakin nikmat dan akan menimbulkan perasaan rilex.

Bersampan


Bagi anda pecinta olahraga air. Jangan lupa untuk mencoba mendayung sampan disini. Hanya dengan Rp. 15.000 / sampa,  maksimal 3 orang penumpang. Anda bisa merasakan sensasi mendayung menyusuri Kolam dengan background tebing-tebing yang menjulang tinggi. Dijamin anda bakal ketagihan.

Menginap di Cottage

Jika ingin mencari suasana tenang yang segar yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan untuk bermalam. Disini juga terdapat beberapa cottage bernuansa rumah adat Minang Kabau (Rumah Gadang). Suasa pedesaan ala minang terasa kental disini dan tentunya lokasipun tidak jauh dari spot air terjun.

Menukmati Keindahan Air Terjun

Air Terjun merupakan daya tarik yang memang tidak bisa terpisahkan dari Lembah Harau. Untuk lokasinyapun gampang di akses. Anda tidak perlu berjalan kaki berlama-lama. Spot air terjun disini bisa langsung di akses dengan menggunakan kendaraan, baik roda dua maupun roda 4.

Trekking

Namun bagi anda yang memiliki jiwa yang penuh tantangan. Ngak ada salahnya untuk menyusuri air terjun 7 tingkat yang ada disini. Mulai dari menyusuri hutan, mendaki bukit yang licin, hingga memanjat bebatuan bisa anda dapatkan disini. Jika anda berminat bisa menanyakan keberadaan air terjun ini kepada warga sekitar. Jangan segan meminta mereka untuk menjadi guide dalam trekking anda.
Artikel Terkait : Air Terjun 7 Tingkat Harau


Outbond

Arena outbound memang begitu menjadi sasaran para wisatawan belakang ini. Apalagi bagi anda pencinta olahraga extreme. Jangan khawatir arena outbound berupa flying fox juga ada disini. Serunya, anda akan merasakan sensasi melayang diatas air terjun lembah harau. Luar biasa bukan?

Komunitas Pencinta Hewan


Para pencinta hewanpun memiliki komunitasnya disini. Mereka sering mempertontonkan koleksi hewan -hewan kesayangannya seperti : ular, iguana dan beraneka ragam jenis burung. Tentunya andapun bisa mengabadikan gambar dengan hewan-hewan yang ada disini. Bagi anda yang memiliki hobi yang sama dengan komunitas hewan juga bisa bertanya-tanya langsung seputar perawatan hewan-hewan ini.


Kebayang keseruan yang bisa anda dapatkan dengan berkunjung ke Harau ???

Eksplorasi Ngalau Tarang dan Kalam Kamang

Sisi lain Kamang yang membuat saya dan rekan-rekan terpanggil untuk mengeksplore nagari ini kembali. Kalo dulu saya pernah membahas artikel tentang Danau Unik Primadona Nagari Kamang (Tarusan). Namun sekarang saya akan mengajak anda untuk melihat keindahan alam lainnya yang ada disini..

Gerbang Ngalau Kalam
Pada kesempatan ini kami mengunjungi 2 spot ngalau yang ada di Kamang. Ngalau? mungkin ada diantara anda yang belum tahu apa itu ngalau? Ngalau berasal dari bahasa minang yang berarti gua. Adapun ngalau yang menjadi target kami adalah Ngalau Tarang (Terang) dan Kalam (Gelap).Memang daerah ini terkenal dengan banyak bukit kapur. Jadi ngak heran kalo gua yang ada disini terbentu dari bebatuan kapur.

Suasana Didalam Ngalau Kalam
Tapi dari segi namanya unik ya? ada Ngalau Tarang dan Ngalau Kalam. Coba deh kita bahas satu persatu, dimulai dari ngalau Kalam. Nah Ngalau kalam ini terletak di Jorong Durian. Sesuai dengan namanya ngalau ini sangat gelap dan dingin. Untuk memasukinya kita harus menggunakan senter. Karena memang tidak ada cahaya sama sekali. Oleh karena itu kami meminta bantuan warga sekitar untuk menjadi Guide dalam eksplorasi ngalau ini.


Pada kesempatan ini seorang Ibu dan seorang anaknya menawarkan diri untuk menjadi guide. Sebelum masuk kami dibekali dengan beberapa senter yang disediakan guide dan juga 1 buah lentera. Setelah semua siap kami mulai masuk

Gerbang Ngalau Tarang
Dan memang benar pemandangan yang disuguhkan didalam gua sangat indah, dipenuhi dengan stalaktit dan stalakmit. Selain kita bisa melihat keindahan tersebut, ternyata disini terdapat beberapa patung dari para pahlawan seperti patung Imam Bonjol, tuanku nan renceh serta masih banyak lainnya.


Kebalikan dari Ngalau Kalam, Ngalau Tarang merupakaan gua yang dimasuki cahaya matahari. Sehingga gua ini sangat terang dan untuk masuk kedalamnya tidak perlu menggunakan senter. Lokasi dari ngalau ini tidak jauh dari surau (mesjid) tuanku nan renceh di Nagari Kamang Mudiak. Untuk akses ke gua sangat dekat dengan jalan kampung, hanya 100 meteran. Tinggi mulut ngalau ini mencapai 20 m dan panjangnyamencapai 20 m. Lokasi masih terawat dan tentunya sangat layak untuk anda jadikan referensi liburan untuk weekend  kali ini.

Follow by Email