Ads 468x60px

Get It Now!!!

Download Buku Palala

Buku Palala, Eksplorasi Wisata Ranah Minang Bisa didownload di Link dibawah ini : Judul Buku : Palala, Eksplorasi Wisata Ranah...

12 Okt 2014

Stop Bullying

Hal yang paling dilaknat banyak orang, namun sepertinya kurang ditanggapi serius oleh pihak-pihak terkait. Bullying sudah bukan hal yang baru didunia pendidikan. Bahkan masa perkenalan sekolah atau yang sering disebut Ospekpun bisa dijadikan ajang bullying, dimana terkadang junior diperlakukan tidak selayaknya oleh para senior.

Belakangan juga bisa kita amati, bagi anda pengguna twitter, silahkan untuk memasukan Taggar #HotIssueSumbar di pencarian account twitter anda. Apa yang anda dapatkan??? Tak lain dan tak bukan video bullying yang dilakukan sekelompok anak sekolah dasar yang mengeroyok salah satu rekannya secara bergantian. Si korban tersudut menangis tanpa ada perlawanan. Pelakunya bukan hanya anak cowok lo... teman cewekpun ngak kalah hebat menunjukan aksi tendangannya pada si korban.

Menurut info yang saya dapat dari media sosial kejadian ini terjadi saat jam pelajaran agama, see!!! Makin miris melihat kelakuan anak-anak sekolah dasar yang seharusnya bisa menikmati masa kanak-kanaknya dengan saling bersenda gurau, bermain dengan teman seusianya, malah jadi ajang untuk menunjukkan kehebatan mereka dengan cara yang anarkis.

Bullying... Bullying... Bullying kasus ini sepertinya tidak ada habis-habisnya. kalo dulu kita sering mendengar atau melihat langsung video kekerasan yang ditayangkan di TV atau rekamannya melalui gadget yang kita miliki mengenai tindak kekerasan yang sampai memakan korban di salah satu institut pendidikan pemerintahan. Nah sekarang giliran anak-anak usia sekolah dasar yang menjadi aktor dibalik tindak bullying ini. Hanya bisa geleng kepala ketika menyaksikan video yang sudah beredar luas baik dari fb, twitter ataupun bbm.

Mungkin andapun penasaran sebenarnya apa yang dimaksud dengan bullying???

Menurut Komisi Perlindungan Anak, Bullying merupakaan kekerasan fisik dan psikologis jangka panjang yang dilakukan seseorang atau kelompok terhadap seseorang yang tidak mampu mempertahankan diri dalam situasi, dimana ada hasrat untuk melukai/menakuti orang/ membuat orang tertekan, trauma, depresi dan tidak berdaya.

Tindakan bullying yang paling sering kita kenal yaitu tindakan secara fisik seperti memukul, menampar, menjewer dan lain sebagainya. tindakan ini memang bisa dikategorikan sebagai bullying. Hanya saja selain melalui tindakan fisik, bullying bisa juga dilakukan secara verbal dengan cara memaki, mengejek, menggosip, membodohkan dan juga bisa dilakukan dengan menyerang psikologis seseorang seperti mengintimidasi, mengabaikan, mengecilkan (Achmad Ridwan Sudirdjo, Conselor Hypnotheraphy).

Adapun dampak yang nantinya timbul dari tindakan ini antara lain akan menyebabkan sang korban depresi, bahkan bisa membuat dia malas untuk bersekolah dan berdampak pada prestasi akademisnya bisa menurun. Selain itu si anak nantinya dikhawatirkan akan menjadi pribadi yang pemalu (minder), dan merasa tersisihkan dari pergaulan. Bahkan yang dikhawatirkan jika si anak down dan berfikiran untuk mengakhiri hidupnya. Hal itu mungkin saja terjadi. Tentunya diharapkan pengawasan ekstra dari orang tua agar hal ini tidak terjadi.

Lain halnya dengan si pelaku, apabila dibiarkan begitu saja tanpa diberi ganjaran maka mereka nantinya akan menganggap melakukan kekerasan baik itu secara fisik, verbal ataupun psikologis tersebut merupakan hal yang wajar dan diperbolehkan. Hal ini tentunya akan berdampak dikehidupan dewasa mereka nanti. Mereka memiliki potensi besar untuk menjadi preman atau pelaku kriminal yang bisa membawa masalah dalam lingkungan sosialnya.


0 komentar:

Follow by Email