Ads 468x60px

Get It Now!!!

Download Buku Palala

Buku Palala, Eksplorasi Wisata Ranah Minang Bisa didownload di Link dibawah ini : Judul Buku : Palala, Eksplorasi Wisata Ranah...

3 Sep 2014

Satan And Angel In My Mind

Ketika terjadi suatu perdebatan antara malaikat dan setan yang ngak pernah menemukan kesepakatan sejak zaman dulu kala hingga saat ini. Tindakan apa yang bakal saya atau anda ambil dalam menentukan suatu keputusan? Mendengarkan bisikan setan yang suka merayu, membawa kenikmatan sesaat dan pasti menjerumuskan. Atau mendengarkan teguran malaikat yang mengajak kepada kebaikan tapi terkadang susah untuk dilakukan. Apalagi kalo si setan mengiming-imingi dengan sesuatu yang menyenangkan, walaupun sesat adanya.

Dalam diri manusia pasti ada kedua sisi tersebut. Setan yang menempati kubu hitam dan Malaikat yang bertindak sebagai Pemimpin kubu putih. Dikarenakan adanya dua sisi ini yang membuat manusia susah untuk menentukan sikap. Ketika suatu hal itu merupakan hal yang baik, malaikat mulai mendukung dan bertepuk tangan agar seseorang bisa melanjutkan niat baik tadi. Namun dengan sigap si pemimpin kubu hitam ngak mau ketinggalan. Pantang sekali baginya kalah dari makhluk yang diciptakan dengan tidak memiiki hawa nafsu itu. Sehingga dia ngak bakal tinggal diam untuk membelokan niat makhluk-makhluk  Tuhan.

Saat itu terjadi malaikat hanya bisa mengelus dada dan setanpun bisa tertawa terbahak-bahak diatas penderitaan malaikat. Seolah hanya keangkuhan yang ada disikapnya. Namun apabila hal sebaliknya terjadi, malaikat dimenangkan dalam suatu perselisihan. Betapa geram dan bengisnya setan seolah harga dirinya diinjak injak dan pasti ngak akan tinggal diam untuk kembali menjerumuskan si pribadi ini nantinya. Sehingga muncul pertanyaan, sampai kapan ini akan berlangsung???

Begitulah adanya...  ada hitam dan putih. Tergantung nantinya si pribadi tersebut mau berpihak kesiapa? ke Setankah? atau Malaikat? semua kembali kepadanya sebagai pengambil keputusan. Sampai-sampai sering sekali, baik anda atau saya berdebat dengan diri sendiri. Pasti merekaakan ikut campur kedalam perdebatan sengit itu. Seolah tak ada yang mau mengalah, mereka mulai memberikan ide yang satu dan bersahut dengan ide sebaliknya dari kubu yang berlawan. Dua hal yang ada dalam diri manusia yang meyebabkan pergolakan batin. Ntah siapa nantinya yang akan dimenangkan? semua kembali kepada masing-masing pribadinya.

0 komentar:

Follow by Email